SELASA, 09 FEBRUARI 2010 | 18:55 WITA | 2494 Hits
Polisi Tak Berkutik
DIBOBOL. Brankas milik Dinas Pengelola Keuangan dan Aset daerah (DPKAD) Enrekang, yang sudah terbongkar setelah dibobol maling, Minggu malam, 7 Februari. (FOTO KASMAN/FAJAR)
KASUS pembobolan brankas milik unit kerja lingkup Pemkab Enrtekang sudah sering terjadi. Hanya saja, tak satupun pelaku dalam aksi tersebut yang sudah ditangkap polisi
Berdasarkan catatan Fajar, kasus pembobolan brankas milik Pemkab Enrekang sudah tiga kali terjadi. Tahun 2006 lalu, brankas milik Setda Enrekang dibobol maling, pelaku menggondol uang tunai Rp 90 juta.
Kejadian serupa pertengahan 2009, berankas milik Dinas Pendidikan Enrekang yang berisi uang tunai Rp 20 juta beserta satu unit komputer jinjing atau laptop digondol.
Kini giliran brankas milik Dinas Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah. Uang Rp 30 juta dipreteli maling, Minggu malam, 7 Februari. Hanya saja, dari deretan kasus itu, polisi selalu gagal mengungkap pelaku. Termasuk kasus pencurian ternak yang marak akhir-akhir ini.
Kapolres Enrekang, AKBP Made Sutersen yang dikonfirmasi, Senin, 8 Februari mengatakan, selama menjabat Kapolres di Enrekang, baru satu kasus pembobolan berankas yang terjadi. "Tapi saya akan berupaya semaksimal mungkin mengungkap pelakunya," kata Made Sutersen.
Mengenai kasus curnak kata dia, jajaran Polres Enrekang masih terus menyelidiki untuk mengungkap pelaku. "Doakan saja agar pelakunya cepat tertangkap," ujarnya singkat.(kas)
KOMENTAR BERITA "Polisi Tak Berkutik"
Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).
|